Rokok Penggerak Olahraga

Posted: February 19, 2011 in Made in Indonesia !!!, Olahraga
Tags:

Perusahaan rokok boleh dibilang salah satu yang berpenghasilan luar biasa di Indonesia. Iklan di televisi, media cetak, internet & tak ketinggalan papan iklan sepanjang jalan. Saya sebagai perokok sih biasa saja melihatnya. Tapi ada satu hal yang saya tidak habis pikir dan tidak pernah setuju, kenapa event olahraga pada umumnya dimotori oleh perusahaan rokok.

Tidak Laku & Putus Asa
Ini sesuatu yang sangat menarik bagi saya, katanya “olahraga tidak laku di Indonesia”. Jika kalian mendengar seseorang memberi pernyataan seperti itu tolong sampaikan bahwa saya bilang dia “ngaco & sebaiknya tak berkomentar asal lagi mengenai olahraga “.
Maaf, bukannya saya bermaksud sombong & sok tau. Tapi tidak laku bagaimana maksudnya.. Buktinya perusahaan rokok pada mau memanfaatkan olahraga sebagai ajang promosi & bahkan ada yang sampai rebutan menjadi sponsor utama. Ngacokan kalau sampai dibilang tidak laku. Sekarang kita gunakan logika saja, kalau tidak laku kenapa ada pelajaran olahraga.. Kenapa ada club-club olahraga di Indonesia.. Kenapa ada MENPORA.. Kenapa ada ring bola basket/gawang sepakbola/tiang bola volley/tiang bulutangkis/meja ping pong di hampir semua RW. Lantas untuk apa semua itu jika tidak laku!
Dari adanya fasilitas, kepengurusan, pemerintahan & pendidikan bahkan kini mewabahnya komunitas olahraga menunjukkuan secara jelas bahwa olahraga di Indonesia sudah menjadi kebutuhan & sudah pantas untuk dijadikan industri yang sehat. Jadi untuk apa juga takut jika tidak berkerja sama dengan perusahaan rokok, apa lagi sampai memberikan kesan putus asa untuk olahraga di Indonesia. Ini berlaku tidak hanya untuk penyelengara olahraga & pengurus olaharaga, tapi untuk semua pecinta olahraga. Kalian memiliki peran untuk memajukan olahraga di tanah air kita.

Olahraga bertujuan untuk membantu memberi kesehatan fisik, akal & mental agar dapat menghadapi kehidupan dengan penuh kepositifan.
Namun jika kegiatan olahraga terpolusi oleh asapnya politik bisnis prusahan rokok, kapan mau sehat & tumbuh kuat industri olahraga.
Saya akui jika saya ini perokok berat. Namun untuk membakar rokok di kegiatan/acara/event olahraga itu tidak benar. Setidaknya coba pikirkan para atlit atau peserta olahraga di kegiatan tersebut, dapatkah mereka beraksi secara maksimal jika terganggu asap rokok disaat mereka berlaga. Namun dengan disponsori oleh perusahaan rokok maka sama saja mengijinkan semua penonton untuk merokok diarena tersebut.
Belum lagi menghambat pertumbuhan olahraga tersebut karena atlit atau peserta harus berusia 17 tahun ke atas. Yang memiliki potensi besar dibawah 17 tahun harus menunggu dong! Apakah Pengurus Besar olahraga harus merubah peraturan hanya sekedar kepentingan perusahaan rokok?

Jika saya ditanyakan apa solusinya.. Hhmmm.. Jawaban saya adalah Keberanian!
Keberanian untuk bertindak & menolak yang tidak benar.
1. Organisasi club/komunitas harus berani menolak kegiatan yang disponsori oleh rokok & bertindak seperti membuat surat agar adanya larangan kegiatan olahraga yang disponsori perusahaan rokok & dituju kepada kementrian pemuda dan olahraga.
2. Atlit professional dapat bertindak dengan mencantumkan di dalam kontraknya bahwa tidak akan adanya keikutsertaan dirinya di dalam kegiatan olahraga yang disponsori oleh perusahaan rokok.
3. Atlit amatir bahkan peserta peramai di kegiatan olahraga juga harus berani bertindak dengan menolak keikutsertaannya di acara/kegiatan olagraga yang disponsori oleh perusahaan rokok & tidak perlu takut ‘sepi event’. Yakinlah olahraga yang kalian minati diminati juga sponsor non-rokok.
4. Penonton/pecinta olahraga harus bisa bertindak dengan tidak menghadiri acara/kegiatan olahraga yang disponsori oleh perusahaan rokok.
5. Pecinta olahraga harus berani mengeluarkan pendapatnya mengenai ketidak-sukaan/tidak setujunya jika kegiatan olahraga disponsori oleh perusahaan rokok. Walaupun hanya di twitter atau sejenis facebook.

Saya pribadi akan menindak lanjuti tulisan saya ini dengan membuat sebuah pergerakan olahraga tanpa sponsor dari perusahaan rokok.
Sesungguhnya kalianlah penggerak olahraga.. Bukan perusahaan rokok.
Ayo teman-teman, saatnya kita memajukan industri olahraga.. Saatnya kita pecinta olahraga meluruskan agar benar.. Saatnya kita bertindak!

Kepada perusahaan rokok yang membaca tulisan ini, sekedar masukan dari saya: “lebih baik fokus ke event non olahraga.. Seperti musik, otomotif atau kegiatan lainnya. Ini jika kalian memang peduli dengan kemajuan olahraga di Indonesia..”

Semua memiliki andil, semua dapat bertindak!

“Tindakanmu menentukan nasib olahraga di Indonesia..” #beetrue -KeepP☺SITIVE-

Bayu Radityo

Comments
  1. STREET BALL kan disponsori oleh LA, Mas Radit. bagaimana dengan hal itu mas. Walau pun saya perokok, tapi saya juga kurang setuju event olahraga disponsori oleh rokok. Namun, di Indonesia sepertinya hanya pihak rokok yang berani menamkan dana yang besar untuk mensponsori event olahraga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s