Berjalan Telanjang!!!

Posted: August 16, 2011 in Made in Indonesia !!!, useful junk
Tags:

Sering kali manusia galau.
Terkadang manusia merasa rendah.
Terkadang manusia merasa lebih tinggi dari yang lain.
Seperti yang kita ketahui manusia tidak ada yang sempurna namun pada umumnya kita manusia hanyalah mahluk yang sering lupa.
Dengan keinginan untuk menjadi manusia yang seutuhnya tak henti-henti kita berupaya untuk mengingat.
Sayalah manusia yang tergolong disebutkan diatas.

Sering terdengar “bukalah mata kamu & pilih jalan yang benar jangan jalan yang salah”.
Pada umumnya manusia melangkah & berjalan setiap hari. Namun benarkah jalan anda & terbukakah mata kalian?
Seorang Kiai di Madura bernama K.Muhammad pernah memberi pesan kepada saya & sampai saat ini sangat membantu hidup saya.
“Jalan kaki itu sehat untuk tubuh.. Apalagi semua terbuka. Dengan begini kita tau posisi kita di dunia yang sementara ini” ucap beliau sambil melangkah di depan rumahnya.
Banyak yang saya dapat dari saran/pesan yang singkat itu.
Saat itu saya sedang cidera pinggang & punggung. Dengan jalan tanpa alas kaki di batu-batu ternyata dapat membantu memulihkan cidera saya.
Saya berumur 20 tahun saat itu & orang yang dekat dengan saya menjadi saksi kegalauan hidup saya yang terasa tak berujung (saat itu). Sebulan kemudian saya sedang berjalan di pinggir jalan raya depan rumah, tiba-tiba teringat pesan K.Muhammad. Saat itu saya coba untuk telanjangkan pikiran & hati saya. Beriringan dengan lajunya langkah, saya melihat sekeliling.
Saya merasa rendah dengan banyaknya mobil mewah yang melintas. Kecewa & kesal saya menunduk & tetap melangkah. Tak di sengaja saya hampir menabrak bapak-bapak yang sedang menggendong anak dipunggungnya. Saya berhenti & melihat ke arahnya. Bapak itu melawati saya, senyum ke saya & berkata “maaf mas, permisi” sambil menenteng karung di tangan kiri & beberapa botol plastik kosong di tangan kanan.
Langsung secara spontan terucap di hati saya yang bergetar “MasyaAllah”. Sadar saya yang di maksud K.Muhammad dengan kata terbuka. Inilah kehidupan. Dengan seketika saya tidak lagi merasa rendah.. Hati yang pilu ini bersyukur kepada Allah.

Sadar betul saya dengan berlalunya waktu lupapun sering bertamu bahkan menjadi sahabat di momentum yang beragam. Satu tahun sejak terakhir saya melangkah telanjang dipinggir jalan. Hari ini saya kembali mencoba memposisikan diri di dunia yang sementara ini. Tulisan ini hanyalah isi hati. Tulisan ini sesungguhnya hanyalah untuk mengingatkan diri.
Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.

“Raih & ciptakanlah kenangan setinggi jangkaun.. Pastikan kaki tetap melangkah di daratan yang suci ini..” #beetrue -KeepP☺SITIVE-

Salam melangkah dengan penuh cinta,
Bayu Radityo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s